burhanuddin

Minggu, 11 Juli 2010

Aqsha tidak butuh Aku

Subhaanallah...........
Israel kian kejam terhadap Palestina.
Rakyat Palestina bagai terpenjera di tanah pribadi. Kian dihimpit, dipersempit, dan dibuat sakit. Penderitaan umat Islam Palestina adalah adalah penderitaan umat Islam sedunia. Bukankah kita satu dalam iman. Bukankah, "belum sempurna iman kita sebelum bisa mencintai umat islam lainnya sebagaimana kita mencintai diri kita sendiri".
Masih ingatkah kita, saat Rasul SAW. melakukan perjalan malam dari Masjid Haram ke Aqsha. Sebuah perjalanan penuh hikmah dan sejarah. Beliau di sana bersama para malaikat dan ruh para nabi-nabi terdahulu, melepaskan kepergian Muhammad SAW yang secara khusus diundang Allah ke Arsy. Dari Aqsha Beliau menuju tempat Allah dengan penuh kemuliaan. Aqsha -lah yang menjadi saksi bisu detik-detik keberangkatan tersebut. Aqsha dengan senyum haru melihat Rasul SAW. di atas Buraq bersama Jibril AS. menuju sidhratul muntaha.
Bukankah kejadian malam itu kini menjadi renungan kita saat ini yang kita peringati dengan berbagai macam cara. Harusnya kita semua merasakan hal yang sama. Harusnya rakyat Palestina, tempat Aqsha bermukim, juga bisa bahagia sebagaimana kebahagiaan kita.
Subhanallah... Kini Aqsha sedang menyaksikan umat Muhammad SAW. dalam kesedihan dan linangan air mata, kemana senyum Aqsha yang dulu terukir indah di kubahnya yang indah. Dimana para mujahid Islam, dimana semangat syuhada Islam, dimana Abu Bakar, Umar, Usman, Ali, Hamzah, dan seluruh semangat ashabusy syahid bangsa ini.
Sadarkah kita, jika Allah mau, detik ini juga Allah bisa menghancurkan tirani musuh Aqsha itu, detik ini juga Allah bisa membebaskan Gaza, Palestina dan Rakyat Islam Palestina dari ancaman Zionis. 
Percayalah, bukan Aqsha yang membutuhkan bantuan kita, Palestina hanya butuh pertolongan Allah, tapi pada hakikatmya kita-lah yang membutuhkan Aqsha, kita-lah yang berharap Allah mencatat nama kita sebagai seorang hamba yang berjihad di jalan-Nya.
Allah tidak butuh kamu, kamu lah yang butuh Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar